Rajani gemar menggambar dengan menggunakan imajinasinya. Namun, ibunya selalu bertanya-tanya alasan mengapa gambar Rajani tidak dibuat lebih realistis. Bagaiman Ranjani bisa menunjukkan kepada ibunya bahwa tidak hanya ada satu cara untuk menggambar yang benar?
Akhirnya, ibu pulang dari rumah sakit. Namun, sejak pulang ibu lebih banyak diam. Ibu masih sedih karena kehilangan adik bayi di dlaam perutnya.
Seberapa baik kemampuan berhitungmu? Cobalah uji dengan hewan-hewan ini!
Sangga sangat suka bermain gawai. Sangga diberi hukuman sekaligus tantangan oleh ibunya.
Aqila memiliki hari yang buruk dan itu membuat ia menjadi sangat, sangat marah. Ayo, baca buku ini untuk mengetahui bagaimana kemarahan Aqila mereda dan temukan hal apa saja yang harus dilakukan ketika kamu merasa sangat marah!
Kisah Hidup Hidup sering kali seperti msiteri yang menanti untuk tersingkap dan memberikan kejutan.
Cuaca berangin membuat mereka antusias membuat layang-layang. Adi dan Sigit kehabisan kertas, tetapi Eko memanfaatkan plastik kresek untuk membuat layang-layang. Meski awalnya ragu, hasilnya terbukti sukses. Buku ini merupakan alih wahana kreatif yang bersumber dari naskah kuno "Jongenspellen (Permainan Anak Laki-Laki)". Selamat membaca!
Pada hari ke-20 perayaan Imlek di Bangka, Mei Lan mengajak Cika dan Banu berkunjung ke rumah Akung Asan. Disana, Akung Asan menceritakan sebuah kisah legenda.