Buku ini memperkenalkan 9 provinsi di Afrika Selatan dan ibu kotanya masing-masing.
Prukalpa sangat menyukai angka. Dia menyukai angka karena tahu, angka bisa memecahkan banyak masalah. Angka bisa membantu membangun banyak pola dan sejarah.
Nyma pulang dari Kebun Hijau. Dia baru saja belajar membuat pupuk organik yang terbuat dari nasi basi. Nyma ingin membuat sendiri pupuk organik. Dia punya buku panduannya dari Kebun Hijau. Biasanya di rumah ada nasi basi. Nyma akan mnjadikannya pupuk tanaman di depan rumah. Berbekal pengalaman di Kebun Hijau dan buku panduan, Nyma pun mulai membuat sendiri pupuk organiknya. Berhasilkah Nyma?
Banyak kapuk beterbangan di halaman rumah Datuk. Alula kesal karena kapuk-kapuk itu menempel di rambut dan mengenai wajahnya. Dia ingin pohon kapuknya ditebang saja. Namun, setelah Kai mengajak Alula ke rumah Datuk, Alula jadi berubah pikiran. Dia malah berdoa agar pohon kapuk berumur panjang. Kira-kira mengapa bisa begitu, ya?
Uang Yayo cukup untuk membeli sepatu, Namun, ia dipecat dari pekerjaannya.
Agus, Dian, dan Andri, yang mennamakan diri Tim Ada Jejak, sedang berkemah di Ipikan, Kaki Gunung Ciremai.
Anak anjing tengah gelisah.Induknya belum juga pulang.Ke mana Ibu, ya?Oh oh, ada kakak-beradik yang jugamenunggu orang tua mereka.Hujan badai. Tidak ada makanan. Adik sakitpula. Kakak harus melakukan sesuatu.Anak anjing pun ingin membantu.Bagaimana caranya?
Beru bertubuh besar dan menakutkan. Ia suka merampas makanan hewan-hewan lain.
Buku ini bercerita tentang Ibal dan Arul. Ibal memunyai teman yang istimewa. Teman Ibal tersebut adalah Arul. Arul adalah penyandang sindrom Down. Arul tidak mampu berbicara seperti kalian. Arul berbicara melalui gerakan dan simbol saja. Namun, Arul sangat suka dengan merpati. Ibal dan Arul selalu bersama mengejar merpati di gang rumah mereka. Ibal dan Arul tidak pernah berhasil menangkap merpa…
Aduh, Siapa orang asing itu, Ya? Mengapa dia memberikan jajanan kesukaan Didi? Didi ingin terima, tetapi Didi juga takut.