Hari ini, Puka ingin bertemu dengan kakeknya. Kakek Puka bekerja di laut sebagai nelayan. Selama di jalan, Puka banyak mempelajari hal baru. Apa sajakah itu?
Beragam makanan tradisional India dari Roti hingga Dosa. Namun, pernahkah kamu membayangkan bentuk makanan-makanan itu?
Wobi melihat Mama membuat Eurimoo. Wobi jadi ingin membuat juga. Mama menyiapkan bahan dan peralatan memasak. Wobi menyipkan juga. Pokoknya, Wobi yakin pasti bisa.
“Mengapa kain Nenek ada namanya?” tanya Dini. Dini ingin tahu, mengapa Nenek selalu menyebutkan nama Sidomukti, Truntum, Parang, dan Kawung untuk kain-kainnya. Dini ingin mempunyai baju yang ada namanya seperti kain Nenek. Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah Dini benar-benar mempunyai baju yang ada namanya? Yuk, ikuti kisah Dini selengkapnya.
Ah! Wuri kesal dengan Reno. Anak laki-laki selalu iseng menyingkap rok.
Festival Latimojong akan digelar. Itu artinya akan diadakan lomba balap motor bambu. Ranu ingin bisa ikut lomba itu. Sayangnya, Ranu tidak tahu cara membuat motor bambu. Lalu, apa yang dilakukan Ranu agar bisa mengikuti lomba motor bambu?
Arvin punya tetangga baru yang bernama Devan.
Chimi melihat berbagai sayur-mayur di pasar. Dia penasaran bagaimana sayur-mayur itu ditumbuhkan. Temukan bagaimana pengalaman Chimi menjadi petani cilik! Apakah dia akan berhasil menanam sayur?
Aku, Kakek, dan Kerbau-kerbaunya punya kesamaan. Kami sama-sama memiliki nama dalam bahasa Bugis
Maria Fatima Bupu atau biasa disapa Nona Bupu adalah seorang anak yang tinggal di lereng Gunung Inerie. Karena kampungnya dilalui jalur pendakian, Nona Bupu acap kali memandu wisatawan untuk mendaki gunung tertinggi di Flores itu. Ia juga kerap mengantar wisatawan untuk menyaksikan sejumlah upacara adat, memperkenalkan kuliner khas, dan mengunjungi tempat wisata di daerahnya. Bagaimana jejak No…